PENGHUNI DINDING TEBING - BURUNG BUNTUT-SATE PUTIH

www.aveslombok.com/2016/08/penghuni-dinding-tebing-burung-buntut.html
Buntut-sate Putih

Phaethontidae - White-tailed Tropicbird
Phaethon lepturus (Daudin, 1802)

Ciri Umum
Burung Buntut - sate putih dewasa berukuran sedang dengan panjang sekitar 39 cm, (ukuran tersebut  tidak termasuk bulu ekor tengahnya yang panjang), bulu berwarna putih atau kekuningan dengan bulu ekor tengah putih panjang.
Pada burung yang telah dewasa umumnya berwarna putih, alis dan ujung sayapnya hitam, sayap atas bergaris hitam. Pada burung Ras P. Christmas fulvus (yang juga sering terlihat di lepas pantai Sumatera) lebih berwarna buah aprikot keemasan. Sedangkan pada burung buntut – sate yang masih remaja tampak tidak ada bulu ekor tengah yang panjang, ada garis - garis hitam pada tubuh bagian atas, bulu primer lebih hitam (bila dibandingkan dengan remaja burung Buntut - sate merah)


Habitat dan Kebiasaan
Bertengger dan bersarang pada celah dan lubang karang atau dinding tebing pantai yang tinggi, Tersebar  di Samudera atlantik, samudera indonesia, serta samudera pasifik tropis dan subtropis dan pantai sumatera (fulvus) dari P. Christmas.
Ada kemungkinan membentuk koloni dan berbiak pada karang - karang di pantai selatan Jawa, Bali (Ulu Watu), dan Pulau Nusa Penida. Terbang tinggi melingkar di atas laut dengan kepakan sayap yang cepat atau berputar dan berbelok tajam, kemudian terjun menyelam untuk menyambar makanan di laut.
Suaranya bergemerincing “tetetete” dan “tik” pada waktu burung ini terbang, dan teriakan keras sewaktu berada di dalam sarang.

Kode Suara
Xeno-canto XC148680

Perjumpaan
Burung buntut – sate putih ini pengamat dokumentasikan di pantai bila sayak di taman wisata alam gunung tunaq, lokasi wisata di ujung tenggara pulau lombok yang merupakan titik pengamatan yang sangat bagus untuk burung ini.
Pada lokasi tampak sekitar 8 ekor burung buntut – sate putih, yang berputar – putar mencari makan. Untuk mendokumentasikan burung ini pengamat sebaiknya duduk di pinggir tebing yang merupakan titik terdekat dengan objek, biasanya burung akan mulai keluar dari sarangnya sekitar jam 10 sampai dengan 12 siang.


Contact Form

Name

Email *

Message *