CEREK JAWA, JAVAN PLOVER, CHARADRIUS JAVANICUS

http://www.aveslombok.com/2016/09/cerek-jawa-javan-plover-charadrius.html
Cerek Jawa

Charadriidae - Javan Plover
Charadrius javanicus (Chasen, 1938)

Ciri Umum
Cerek jawa dewasa tubuhnya berukuran kecil dengan panjang sekitar 15 cm. Berparuh pendek. Bulu tubuh berwarna coklat dan putih. Warna burung jantan dan burung betina sama. Sangat mirip cerek tilil tetapi warna kepala lebih coklat kemerahan, kakinya pucat, dan ada garis dada tanpa bulu warna hitam. Warna putih pada kerah bagian belakang biasanya tidak bersambung.
Warna iris matanya coklat, paruh hitam dan tungkai abu - abu zaitun atau warna coklat pucat.

Habitat dan Kebiasaan
Burung cerek jawa (Charadrius javanicus) merupakan jenis endemik di di Pulau Jawa. Burung ini merupakan jenis burung pantai yang mempunyai ukuran tubuh kecil. Burung cerek jawa biasa ditemukan dalam jumlah yang cukup banyak.
Biasa ditemui hidup di pantai berpasir, lumpur dekat pesisir pantai dan juga gosong lumpur. Kebiasaannya seperti burung Cerek tilil.
Penyebarannya selain di Pulau Jawa juga terdapat pula di pulau Sumatera bagian selatan, pulau Bali, Sulawesi dan juga Nusa Tenggara.
Cerek jawa biasanya mencari makan sendiri atau dalam kelompok kecil. Sering berbaur dengan jenis burung perancah lain.
Makanannya adalah jenis invertebrata. Sarang berbentuk cekungan pada permukaan tanah. Dalam sekali berbiak menghasilkan telur hingga 3 butir berwarna abu - abu tua berbintik hitam, Suara burung ini terdengar lembut, seperti berulang, nada tunggal semakin menaik "kwiik". Suara burung sewaktu terbang terdengar "tidip", "tik", atau juga "cik"

Kode Suara
Xeno-Canto XC287518

Perjumpaan
Cerek jawa sering dijumpai di seputaran pesisir lumpur bendungan batujai lombok tengah, seperti pada foto diatas. Jumlahnya cukup banyak, mencari makan di permukaan rumput dan lumpur yang mengering, cukup jinak bisa didekati hingga 10 meter. Pada musim kemarau sekitar bulan agustus hingga nopember setiap tahunnya merupakan jadwal kunjungan tetap burung cerek jawa ini, juga datang bersamaan dengan jenis burung- burung perancah lainnya seperti jenis kedidi, trinil, terik, gajahan, gagang bayam timur dan juga belibis kembang.



Contact Form

Name

Email *

Message *