PIPIT ZEBRA, ZEBRA FINCH, TAENIOPYGIA GUTTATA

http://www.aveslombok.com/2016/09/pipit-zebra-zebra-finch-taeniopygia-guttata.html
Pipit Zebra

Estrildidae - Zebra Finch
Taeniopygia guttata (Vieillot, 1817)

Ciri Umum
Burung pipit zebra dewasa berukuran kecil dengan panjang sekitar 10 cm. Paruhnya berwarna merah jingga, tampak curet pada muka putih arah vertikal. Pada burung pipit zebra yang betina memiliki warna dada, sisi pada perut, dan bercak di telinga berwarna keabu - abuan. Sedangkan pada burung yang masih remaja terlihat warna paruhnya masih hitam.

Habitat dan Kebiasaan
Burung pipit zebra hanya terdapat di Nusa Tenggara saja. menghuni berbagai padang rumput dan hutan, biasanya dekat dengan air. Mereka biasanya ditemukan di padang rumput terbuka dengan semak-semak yang tersebar dengan sedikit pohon, pada lahan budidaya, dan di tepi hutan monsun berperdu sampai dengan ketinggian 2300 m diatas permukaan laut namun sekarang burung ini telah banyak beradaptasi dengan gangguan manusia,.
Burung berkembang biak sepanjang tahun dengan jumlah telur yang dihasilkan berkisar dari dua hingga tujuh butir telur, sarang – sarangnya banyak ditemukan di rongga pohon - pohon rendah, semak - semak, lubang bekas sarang kelinci, sarang burung lain, dan juga di celah - celah bangunan pada pemukiman.
Penyebaran burung pipit zebra lebih banyak dari benua Australia dan Kepulauan di Nusa Tenggara.
Seperti kebanyakan burung keluarga estrildidae makanannya terutama biji – bijian kecil.

Kode Suara
Xeno-canto XC121717

Perjumpaan
Pada saat musim kemarau burung pipit zebra ini dapat diamati pada lokasi – lokasi seputaran bandara internasional lombok (seperti pada foto diatas), bukit prabu lombok tengah dan beberapa teman pengamat mendokumentasikannya di hutan pesisir pantai pink.
Pipit zebra memiliki warna bulu dominan abu – abu dengan tambahan warna jingga pada paruh dan pipinya membuat burung ini lebih difavoritkan dalam keluarga estrildidae selain juga burung pipit benggala, bondol hijau dada merah dan gelatik jawa.
Tercatat sekitar 20 ekor dalam setiap lokasi pengamatan, terlihat bergerombol dalam mencari makanan di permukaan tanah, bercampur dengan burung keluarga estrildidae lainnya seperti bondol haji, bondol jawa dan juga bondol peking.



Contact Form

Name

Email *

Message *