Mandar Besar, Black-backed Swamphen, Porphyrio indicus, Porphyrio porphyrio

Mandar Besar, Black-backed Swamphen, Porphyrio indicus, Porphyrio porphyrio


Black-backed Swamphen
Porphyrio indicus, Porphyrio porphyrio Horsfield, 1821

Ciri Umum
Mandar Besar atau Black-backed Swamphen merupakan burung air berukuran besar dengan panjang sekitar 42 cm. Tubuhnya pendek gemuk berwarna dominan biru keunguan. Paruh yang besar padat berwarna merah. Seluruh bulu dominan biru hitam dengan kilapan ungu bercampur hijau, kecuali pada bulu penutup ekor bawah yang berwarna putih. Perisai dahi warna merah. Warna iris, paruh dan kaki merah.

Habitat dan Kebiasaan
Porphyrio porphyrio atau mandar besar merupakan burung penghuni rawa-rawa dan danau dengan rumpun buluh di pinggirnya. Berjalan dengan jarinya yang panjang di atas tumbuhan terapung melalui rumpun buluh. Biasanya dalam kelompok kecil atau hidup berpasangan, kadang-kadang keluar mencari makan ke padang rumput terbuka yang tergenang air, sawah, atau bahkan ke padang rumput yang pernah terbakar. Kebiasaannya selalu menjentikkan ekor.

Makanannya antara lain berupa pucuk tanaman dan bagian lunak tanaman lainnya, siput, ikan kecil, telur dan terkadang anakan burung. Burung perenang yang handal, terutama untuk jenis burung yang kakinya tidak berselaput. Bersarang pada daerah vegetasi terapung. Sarang sering digunakan bersama oleh beberapa ekor betina, mengerami telurnya secara bersama-sama selama kurang lebih 24 hari. Tiap ekor tina mampu bertelur hingga 6 butir setiap kali periode berbiak, sarang dapat menampung hingga 12 butir telur.

Kode Suara
Xeno-Canto XC358561

Perjumpaan
Burung mandar besar keberadaannya di lombok terbilang cukup langka, ini akibat rusaknya habitat hidup mereka, yang kian hari semakin habis karena dijadikan pemukiman manusia. Burung ini pengamat dokumentasikan di bendungan batujai saat air bendungan sudah surut pada musim kemarau panjang. sehingga burung mudah ditemukan karena sudah terisolasi di beberapa titik. 


Contact Form

Name

Email *

Message *